Di antara rahasia ciptaan Allah SWT ialah diciptakan-Nya waktu yang berpasang-pasangan, yakni penciptaan malam yang berpasangan dengan siang. Penciptaan malam menjadi sebuah rahasia tersendiri, tatkala Allah Ta’ala menyebutkan berbagai kejadian sangat penting di waktu malam, seperti peristiwa Isra dan Mi’raj , Lailatul Qadr , malam Nishfu Sya’ban , malam-malam sepanjang Ramadhan , ibadah Tahajjud , dan sebagainya. Kenapa malam dipilih bagi peristiwa-peristiwa istimewa bagi umat Nabi Muhammad SAW ? Mengapa Allah memperjalankan hamba-Nya di malam hari (lailah) bukan di siang hari (nahar) ? Kata lailah dalam bahasa Arab memiliki beberapa makna. Makna literal malam adalah siang, makna alegorisnya dapat berarti gelap atau kegelapan, kesunyian, keheningan, kesyahduan. Dapat juga bermakna anagogis (spiritual) , lailah bisa bermakna kekhusyu’an, kepasrahan (tawakal) atau kedekatan (taqarrub) kepada Allah. Al-Imam As-Suyuthi dalam kitabn...
Selamat datang di Buya_Uninus – ruang intelektual yang menyatukan warisan keilmuan klasik dengan kearifan dan nilai-nilai keimanan. Di sini, setiap pemikiran dikaji secara kritis dan sistematis dengan landasan empiris, mengacu pada sumber-sumber otoritatif dari tradisi keilmuan Islam maupun pemikiran modern. Blog ini didedikasikan untuk para cendekiawan dan pencari kebenaran yang ingin menggali lebih dalam hubungan sinergis antara ilmu dan iman.