Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pemikiran Pendidikan

Mewaspadai Pendekatan Militeristik dalam Pendidikan: Refleksi Kritis atas Temuan KPAI dan Tawaran Solusi Berbasis Pendidikan Islam

Mewaspadai Pendekatan Militeristik dalam Pendidikan: Refleksi Kritis atas Temuan KPAI dan Tawaran Solusi Berbasis Pendidikan Islam Oleh: Ahmad Sukandar Abstrak Laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tentang program pendidikan barak militer ala Dedi Mulyadi mengungkap berbagai pelanggaran terhadap prinsip dasar pendidikan dan hak anak. Artikel ini menganalisis temuan tersebut dari perspektif ilmu pendidikan dan manajemen pendidikan, sekaligus menawarkan solusi berbasis pendidikan Islam. Pendidikan seharusnya menjadi ruang aman, membebaskan, dan memberdayakan anak, bukan ajang intimidasi terselubung dengan dalih pembentukan karakter. Dalam konteks ini, nilai-nilai pendidikan Islam yang menekankan kasih sayang, penghormatan terhadap fitrah anak, dan keteladanan menjadi alternatif paradigmatik yang sangat relevan. Pendahuluan Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak dan merupakan pilar utama pembentukan kepribadian, akhlak, dan peradaban. Namun, ketika pendidikan disalahartika...

Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan di Indonesia: Analisis Empiris dan Perspektif Teologis Islam

Ahmad Sukandar Abstrak Kekerasan seksual di lingkungan pendidikan merupakan fenomena yang mencoreng integritas lembaga pendidikan di Indonesia. Artikel ini mengkaji secara mendalam penyebab, dinamika relasi kekuasaan, serta tantangan dalam penanganannya berdasarkan data empiris dari berbagai pemberitaan media dan studi akademik. Selain itu, artikel ini mengintegrasikan tawaran solusi strategis dengan landasan teologis Islam yang mengedepankan nilai keadilan, penghargaan terhadap martabat manusia, dan perlindungan terhadap yang lemah. Dengan mengacu pada konsep maqasid al-shariah dan prinsip-prinsip etika Islam, diharapkan artikel ini mampu memberikan kontribusi praktis dan normatif bagi perbaikan sistem pendidikan dan tata kelola kelembagaan. Kata Kunci: Kekerasan seksual, pendidikan, pesantren, perguruan tinggi, teologi Islam, maqasid al-shariah, relasi kekuasaan 1. Pendahuluan Kekerasan seksual di lingkungan pendidikan telah menjadi isu yang mendapatkan sorotan serius di Indonesia se...

Landasan Filosofis Pendidikan: Analisis Konseptual dan Integrasi Filsafat Islam dalam Teori Pendidikan Modern

Ahmad Sukandar Abstrak Artikel ini mengkaji berbagai aliran filosofis yang telah memberikan kontribusi terhadap teori dan praktik pendidikan. Mulai dari idealisme, realisme, behaviorisme, eksistensialisme, pragmatisme, perennalisme, esensialisme, progresivisme, konstruktivisme, hingga rekonstruksionisme sosial, masing-masing menawarkan perspektif unik mengenai hakikat pengetahuan, proses belajar, dan tujuan pendidikan. Selain itu, artikel ini menambahkan ulasan mengenai aliran filsafat Islam yang telah lama memberikan landasan etis dan metodologis dalam pendidikan. Integrasi sudut pandang Barat dan Islam diharapkan dapat memperkaya wacana pendidikan, terutama dalam konteks pendidikan agama dan kebudayaan Islam di era modern. Kata kunci: pendidikan, landasan filosofis, filsafat Islam, teori pendidikan, kurikulum Pendahuluan Pendidikan merupakan proses kompleks yang tidak hanya mentransmisikan informasi, tetapi juga membentuk karakter, nilai, dan identitas peserta didik. Sejarah p...

Peran Guru PAI dalam Pembentukan Akhlak Siswa melalui Program Keagamaan: Suatu Tinjauan Filosofis dan Teoritis

  Peran Guru PAI dalam Pembentukan Akhlak Siswa melalui Program Keagamaan: Suatu Tinjauan Filosofis dan Teoritis Ahmad Sukandar Abstrak Artikel ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan akhlak siswa melalui program keagamaan dengan menggunakan pendekatan filosofis dan teoretis. Kajian ini mengintegrasikan konsep uswatun hasanah sebagai teladan, pendidikan holistik, serta teori perkembangan moral dan pembelajaran sosial. Berdasarkan literatur klasik dan kontemporer, artikel ini menyoroti bagaimana guru PAI tidak hanya bertindak sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai agen pembentukan karakter yang memiliki tanggung jawab untuk menginternalisasi nilai-nilai keislaman. Program keagamaan sebagai strategi evaluasi dan penguatan akhlak siswa dikaji untuk menunjukkan relevansi pendekatan ini dalam mencapai insan kamil. Temuan diharapkan dapat memberikan rekomendasi implementatif bagi lembaga pendidikan dalam mengoptimalkan peran guru PAI dalam konteks ...

Peran Akal dalam Membangun Peradaban Gemilang: Sinergi Wawasan Neurosains Modern dan Pemikiran Islam

Ahmad Sukamdar Abstrak Artikel ini mengkaji peran akal sebagai karunia ilahi yang esensial bagi kemajuan peradaban manusia. Dengan mengintegrasikan temuan-temuan modern mengenai neuroplastisitas—di mana otak diibaratkan sebagai jaringan dinamis yang terus berevolusi—dengan pandangan mendalam para pemikir Islam klasik dan kontemporer, artikel ini menyoroti bagaimana pemanfaatan akal secara optimal dapat menjadi kunci dalam menciptakan peradaban yang berlandaskan pengetahuan, keadilan, dan nilai-nilai spiritual. Pendekatan multidisipliner ini diharapkan memberikan landasan konseptual dan praktis bagi pengembangan individu dan masyarakat dalam era modern. Pendahuluan Manusia dianugerahi akal sebagai anugerah terbesar yang membedakannya dari makhluk lain. Di satu sisi, perkembangan ilmu pengetahuan modern—seperti yang diungkap dalam buku An Internet in Your Head: Why We Age and Why We Don't Have To —menunjukkan bahwa otak kita memiliki kapasitas dinamis layaknya jaringan digital ya...

Peran Program Keagamaan di Sekolah dalam Pembentukan Akhlak Siswa

    Abstract This article examines how religious programs in schools can play a role in shaping the morals of junior high school students. By employing a theoretical framework based on Kohlberg’s theory of moral development (1981) and principles of Islamic education, this paper analyzes how religious activities integrated within the curriculum can address contemporary challenges—such as globalization and the influence of social media—which often erode moral values. Through a review of literature and empirical studies conducted in several Indonesian schools (e.g., Handayani, 2020; Sulaiman, 2019), this article demonstrates that consistently and structurally implemented religious programs are capable of shaping student character, enhancing discipline, empathy, and social responsibility. Keywords: Religious programs, morals, junior high school, moral development, contemporary challenges Abstrak Artikel ini mengkaji bagaimana program keagamaan di sekolah dapat berperan ...