Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kajian Manajemen Pendidikan

Mewaspadai Pendekatan Militeristik dalam Pendidikan: Refleksi Kritis atas Temuan KPAI dan Tawaran Solusi Berbasis Pendidikan Islam

Mewaspadai Pendekatan Militeristik dalam Pendidikan: Refleksi Kritis atas Temuan KPAI dan Tawaran Solusi Berbasis Pendidikan Islam Oleh: Ahmad Sukandar Abstrak Laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tentang program pendidikan barak militer ala Dedi Mulyadi mengungkap berbagai pelanggaran terhadap prinsip dasar pendidikan dan hak anak. Artikel ini menganalisis temuan tersebut dari perspektif ilmu pendidikan dan manajemen pendidikan, sekaligus menawarkan solusi berbasis pendidikan Islam. Pendidikan seharusnya menjadi ruang aman, membebaskan, dan memberdayakan anak, bukan ajang intimidasi terselubung dengan dalih pembentukan karakter. Dalam konteks ini, nilai-nilai pendidikan Islam yang menekankan kasih sayang, penghormatan terhadap fitrah anak, dan keteladanan menjadi alternatif paradigmatik yang sangat relevan. Pendahuluan Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak dan merupakan pilar utama pembentukan kepribadian, akhlak, dan peradaban. Namun, ketika pendidikan disalahartika...

Inovasi sebagai Faktor Pendukung Kemajuan Lembaga Pendidikan

  Inovasi sebagai Faktor Pendukung Kemajuan Lembaga Pendidikan Abstrak Inovasi menjadi elemen kunci dalam dinamika pengembangan lembaga pendidikan, termasuk institusi Islam. Artikel ini mengkaji konsep inovasi pendidikan, peranannya dalam peningkatan mutu, jenis-jenis inovasi, proses manajerial inovasi, serta tantangan dan rekomendasi implementasi. Metode kajian pustaka diambil dari jurnal-jurnal terbaru dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa inovasi—baik dalam kurikulum, metode, teknologi, maupun layanan—mendorong efektivitas pembelajaran, responsivitas terhadap perubahan zaman, dan keberlanjutan lembaga.   1. Pendahuluan Perubahan sosial, teknologi, dan ekonomi memaksa lembaga pendidikan untuk terus berinovasi agar tetap relevan dan kompetitif. Inovasi tidak sekadar penerapan gagasan baru, tetapi juga proses sistemik yang mencakup ideasi, eksperimen, dan institutionalization (Shen, 2008) Oxford Research Encyclopedia . Dalam konteks pendidikan Islam, i...

Penerapan Teknologi Informasi dalam Manajemen Pendidikan Islam

  Penerapan Teknologi Informasi dalam Manajemen Pendidikan Islam Abstrak Artikel ini membahas penerapan teknologi informasi (TI) dalam manajemen pendidikan Islam, meliputi landasan teori, aplikasi praktis, tantangan, peluang, dan rekomendasi strategis. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap jurnal dan studi terkini. Hasilnya menunjukkan bahwa TI—termasuk Sistem Informasi Akademik, e-learning, dan platform kolaborasi—memperkuat efisiensi administratif, transparansi, dan akses pembelajaran, namun menghadapi kendala infrastruktur, literasi digital, dan resistensi budaya. Rekomendasi mencakup peningkatan infrastruktur, pelatihan berkelanjutan, dan kebijakan inklusif.   1. Pendahuluan Manajemen pendidikan Islam menuntut pengelolaan sumber daya, kurikulum, dan administrasi yang efektif sambil menegakkan nilai-nilai keislaman. Perkembangan teknologi informasi (TI) menawarkan alat strategis untuk mewujudkan efisiensi, akuntabilitas, dan perluasan akses belaja...

CPNS Ghosting: 714 Formasi Dosen ‘Dicuekin’ Karena Penempatan 3T!”

 Ahmad Sukandar Ringkasan Temuan Fenomena 714 CPNS dosen Kemendiktisaintek tahun 2024 yang mengundurkan diri didominasi oleh faktor penempatan tugas di wilayah 3T (tertinggal, terluar, terdepan) yang tidak sesuai ekspektasi pelamar . Meskipun rekrutmen CPNS selalu menegaskan kesediaan penempatan di seluruh NKRI, perbedaan realitas lokasi , termasuk akses transportasi dan kondisi keluarga, menjadi pemicu utama mundurnya para calon ASN . Di sisi lain, penundaan pengangkatan sampai Oktober 2025 semakin menambah ketidakpastian nasib pelamar, memunculkan keresahan di kalangan CPNS yang terlanjur resign dari pekerjaan sebelumnya . Latar Belakang Fenomena Seleksi CPNS 2024 di Kemendiktisaintek menghasilkan 714 dosen lulus , namun kemudian mengundurkan diri sebelum SK NIP diterbitkan . Dari angka tersebut, 653 resmi resign dan sisanya dianggap mundur karena tidak mengisi dokumen riwayat hidup tepat waktu . Kebijakan panselnas mensyaratkan kesediaan penempatan di seluruh NKRI, tetapi...

Pentingnya Pengembangan Soft Skills pada Guru dan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

  Ahmad Sukandar Abstrak Perkembangan zaman yang ditandai dengan globalisasi, transformasi digital, dan dinamika dunia kerja menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk dalam bidang pendidikan. Soft skills —yang mencakup keterampilan interpersonal, komunikasi, kecerdasan emosional, dan kepemimpinan—menjadi faktor kunci dalam menunjang efektivitas guru dan kepala sekolah. Artikel ini mengkaji pentingnya pengembangan soft skills di lingkungan pendidikan melalui tinjauan empiris dan literatur terkini. Diskusi difokuskan pada peran guru dalam menciptakan pembelajaran yang inspiratif dan pada kepala sekolah sebagai pemimpin visioner, dengan implikasi praktis bagi peningkatan mutu pendidikan. 1. Pendahuluan Perkembangan pendidikan modern tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi pelajaran (hard skills) melainkan juga oleh soft skills yang mendukung interaksi, manajemen kelas, serta kepemimpinan. Di era transformasi digital, soft skills menjadi krusial dalam ...