"Beyond Law: The Metaphysical Foundations of Hanafi Jurisprudence in al-Fiqh al-Akbar" Mengapa Akidah adalah "Fikih Terbesar" dalam Pemikiran Imam Abu Hanifah?
"Beyond Law: The Metaphysical Foundations of Hanafi Jurisprudence in al-Fiqh al-Akbar" Mengapa Akidah adalah "Fikih Terbesar" dalam Pemikiran Imam Abu Hanifah? Ahmad Sukandar Abstrak Kitab al-Fiqh al-Akbar karya Imam Abu Hanifah (w. 150 H) sering dianggap paradoks: meski bernama "fikih" (hukum Islam), isinya membahas akidah, bukan hukum praktis. Artikel ini membongkar makna filosofis di balik penamaan tersebut dengan mengeksplorasi konsep "al-Fiqh al-Akbar" (Pemahaman Terbesar) dan "al-Fiqh al-Asghar" (Pemahaman Kecil) dalam tradisi Hanafi. Melalui analisis historis-tekstual, artikel ini menunjukkan bahwa pemisahan hierarkis ini bukan hanya terminologis, tetapi merefleksikan epistemologi Islam klasik yang menempatkan teologi sebagai fondasi etika dan hukum. Dengan merujuk manuskrip primer dan studi kontemporer, artikel ini membuktikan bahwa kegagalan memahami "fikih akidah" akan mengerdilkan hukum Islam menjadi ...